SEMARANG – Pengurus dan anggota Dharmayukti Karini (DYK) Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang mengikuti rangkaian acara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) XXIV Dharmayukti Karini Tahun 2026 secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting pada Selasa, 29 September 2026.
Acara puncak peringatan HUT XXIV DYK tersebut dipusatkan di Balairung Gedung Mahkamah Agung Republik Indonesia, Jakarta, dengan mengusung tema “Dengan Persatuan Dharmayukti Karini Jaya”.
Peringatan tahunan ini dihadiri secara langsung oleh Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H.,Pengurus Pusat Dharmayukti Karini, serta para tamu undangan. Sementara itu, jajaran pengurus dan anggota DYK dari tingkat daerah hingga cabang di seluruh Indonesia—termasuk DYK PTUN Semarang—turut hadir dan menyimak seluruh jalannya kegiatan secara antusias dari kedudukan masing-masing.
Tema yang diusung pada tahun ini menegaskan pentingnya menjaga soliditas, kebersamaan, dan persatuan seluruh anggota Dharmayukti Karini dalam mendukung peran serta tugas-tugas mulia di lingkungan peradilan. Prof. Sunarto menyampaikan bahwa Dharmayukti Karini dapat terus menjadi ruang untuk saling menguatkan. Keluarga yang kuat akan melahirkan pribadi yang kuat. Pribadi yang kuat akan melahirkan organisasi yang kuat. Dan organisasi yang kuat akan semakin memperkokoh peradilan yang bermartabat. Melalui persatuan yang kuat, Dharmayukti Karini diharapkan terus berkembang menjadi organisasi yang mandiri, berdaya guna, dan membawa manfaat nyata bagi keluarga besar peradilan maupun masyarakat luas.
Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne/Mars Dharmayukti Karini, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng secara simbolis di Balairung Mahkamah Agung sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan 24 tahun organisasi.
Ibu-Ibu DYK PTUN Semarang tetap berkomitmen untuk terus mempererat rasa kekeluargaan dan mendukung penuh program kerja Dharmayukti Karini Pusat, demi mewujudkan visi dan misi organisasi yang selaras dengan nilai-nilai persatuan.
SEMARANG — Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang menggelar kegiatan sharing session virtual bersama jajaran Hakim PTUN Bandung melalui aplikasi Zoom Meetings pada Rabu (23/09/2026). Kegiatan diskusi interaktif yang bertajuk “Raboan” ini berlangsung di Ruang Media Center PTUN Semarang.
Sesi diskusi interaktif ini didampingi langsung oleh Wakil Ketua PTUN Semarang, Bapak Andri Swasono, S.H., M.Kn. Kegiatan “Raboan” menjadi wadah pertukaran gagasan, pengalaman, serta pembahasan isu-isu hukum terkini guna meningkatkan kualitas putusan dan profesionalisme para hakim di lingkungan peradilan tata usaha negara.
“Melalui wadah ‘Raboan’ ini, kami berharap para hakim dari PTUN Semarang maupun PTUN Bandung dapat saling berdiskusi secara terbuka mengenai dinamika praktik peradilan, tantangan hukum acara, hingga penanganan perkara terkini demi terwujudnya pelayanan keadilan yang makin berkualitas,” ujar Andri Swasono, S.H., M.Kn. di sela-sela kegiatan.
Kegiatan diskusi berjalan hangat dan dinamis. Para peserta saling berbagi wawasan serta best practices dalam penanganan kasus sengketa tata usaha negara. Dengan dilaksanakannya program “Raboan” secara berkala, PTUN Semarang berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan kapasitas teknis yudisial para hakim secara berkelanjutan.
SEMARANG – Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Surabaya melakukan kegiatan Pengawasan Reguler dan Pembinaan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang selama tiga hari, terhitung sejak Rabu hingga Jumat, 23–25 September 2026.
Kegiatan pengawasan dan pembinaan ini dipimpin langsung oleh Tim Pengawas PTTUN Surabaya. Agenda ini bertujuan untuk memastikan kelancaran penyelenggaraan peradilan, menjaga akuntabilitas, serta meningkatkan mutu pelayanan publik dan administrasi kepaniteraan maupun kesekretariatan di wilayah hukum PTTUN Surabaya.
Dalam pembukaannya pada Rabu (23/09/2026), Tim Pengawas PTTUN Surabaya menyampaikan bahwa pengawasan tidak semata-mata dilakukan untuk mencari kekurangan, melainkan sebagai sarana pembinaan dan evaluasi konstruktif agar seluruh jajaran PTUN Semarang tetap berkegiatan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Selama tiga hari pelaksanaan, pemeriksaan difokuskan pada beberapa area vital, antara lain:
Manajemen Peradilan & Pelayanan Publik: Evaluasi implementasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan transparansi informasi penanganan perkara.
Bidang Kepaniteraan: Pemeriksaan administrasi berkas perkara, penatausahaan sisa panjar, kepatuhan penginputan data pada Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), serta pelaksanaan persidangan berbasis elektronik (e-Court).
Bidang Kesekretariatan: Pengawasan terhadap pengelolaan keuangan negara, penataan aset/Barang Milik Negara (BMN), serta administrasi kepegawaian dan organisasi.
Kegiatan ini diakhiri dengan agenda penyampaian hasil pengawasan (e-Expose) dan penyerahan Dokumen Hasil Pengawasan (LHP) kepada pimpinan PTUN Semarang.
Wakil Ketua PTUN Semarang Bapak Andri Swasono, S.H., M.Kn., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas arahan serta pembinaan yang diberikan oleh Tim Pengawas PTTUN Surabaya. Pihaknya berkomitmen untuk segera menindaklanjuti seluruh catatan serta rekomendasi perbaikan demi mewujudkan badan peradilan yang agung dan berintegritas.
SEMARANG — Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus resmi memulai kegiatan praktikum di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang pada Senin (21/09/2026). Acara pembukaan dan penyambutan berlangsung khidmat di lobi lantai dua gedung PTUN Semarang.
Kedatangan rombongan mahasiswa beserta dosen pembimbing dari UIN Sunan Kudus disambut langsung oleh Ketua PTUN Semarang, Bapak Joko Agus Sugianto, S.H. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kepercayaan kampus dalam memilih PTUN Semarang sebagai tempat penyerapan ilmu hukum praktis.
“Kami menyambut baik kehadiran para mahasiswa UIN Sunan Kudus. Kami berharap selama masa praktikum ini, para mahasiswa tidak hanya memahami teori hukum peradilan tata usaha negara, tetapi juga dapat mengamati langsung dinamika persidangan dan administrasi peradilan,” ujar Bapak Joko Agus Sugianto, S.H. dalam pembukaannya.
Melalui kegiatan praktikum ini, para mahasiswa diharapkan dapat memperdalam pemahaman mengenai mekanisme penyelesaian sengketa tata usaha negara, alur penerimaan perkara, hingga proses persidangan di lapangan.
Acara dilanjutkan dengan pengenalan lingkungan kerja PTUN Semarang serta pembekalan teknis mengenai tata tertib dan jadwal kegiatan yang akan dijalani para mahasiswa selama periode praktikum.
SEMARANG — Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang menerima kunjungan kerja dari Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara (Ditjen Badilmiltun) Mahkamah Agung RI pada Rabu (16/9/2026). Tim kunjungan yang diwakili oleh Teguh Ahmadi, S.E., M.M. beserta rombongan disambut di Ruang Sekretaris PTUN Semarang.
Kunjungan kerja ini dilaksanakan dalam rangka Monitoring Capaian Output dan Persiapan Penyusunan Laporan Keuangan Triwulan III Tahun Anggaran 2026.
Dalam pertemuan tersebut, tim Ditjen Badilmiltun bersama jajaran kesekretariatan PTUN Semarang melakukan penelaahan mendalam terhadap realisasi anggaran, kesesuaian target kinerja dengan capaian output, serta kesiapan data dukung penyusunan laporan keuangan.
Fokus Pembahasan Utama
Evaluasi Capaian Output: Memastikan seluruh program dan kegiatan yang telah direncanakan hingga Triwulan III TA 2026 terealisasi secara optimal dan akuntabel.
Akurasi Data Keuangan: Melakukan verifikasi awal terhadap data penyusunan laporan keuangan guna meminimalkan potensi selisih atau kendala teknis saat pelaporan resmi.
Penguatan Tata Kelola: Memberikan arahan teknis terkait pengelolaan keuangan satuan kerja sesuai dengan regulasi dan standar akuntansi pemerintah yang berlaku.
“Kegiatan pemantauan ini sangat penting untuk memastikan pelaksanaan anggaran berjalan efisien serta menghasilkan laporan keuangan yang transparan, akurat, dan tepat waktu,” ujar Teguh Ahmadi di sela-sela kegiatan.
Jajaran Kesekretariatan PTUN Semarang menyambut baik pembinaan dan pendampingan dari Ditjen Badilmiltun. Hasil dari kegiatan monitoring ini diharapkan dapat menjadi panduan dalam menuntaskan penyusunan Laporan Keuangan Triwulan III TA 2026 dengan hasil yang maksimal.
Recent Comments