Select Page
Jaga Kedisiplinan dan Evaluasi Kinerja Mingguan, PTUN Semarang Gelar Apel Sore

Jaga Kedisiplinan dan Evaluasi Kinerja Mingguan, PTUN Semarang Gelar Apel Sore

SEMARANG – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang melaksanakan kegiatan rutin Apel Sore pada Jumat (11/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Lobi PTUN Semarang ini diikuti oleh pimpinan, para Hakim, dan ASN PTUN Semarang.

Bertindak sebagai Pembina Apel pada kesempatan tersebut adalah Hakim PTUN Semarang, Ibu Agustin Andriani, S.H., M.H.

Dalam amanatnya, Ibu Agustin Andriani, S.H., M.H. menyampaikan apresiasi atas kinerja dan dedikasi seluruh jajaran selama sepekan dalam memberikan pelayanan hukum terbaik kepada masyarakat. Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi kedisiplinan, integritas, serta kerapian penyelesaian tugas administrasi maupun perkara sebelum memasuki akhir pekan.

Pelaksanaan apel sore ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran seluruh aktivitas pelayanan dan pelaksanaan tugas selama satu minggu.

Konsolidasi Kinerja dan Integritas: PTUN Semarang Gelar Rapat Bulanan September 2026

Konsolidasi Kinerja dan Integritas: PTUN Semarang Gelar Rapat Bulanan September 2026

SEMARANG — Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN Semarang kembali menggelar agenda rutin rapat bulanan guna mengevaluasi capaian kinerja serta memperkuat kedisiplinan dan integritas aparatur peradilan. Pertemuan yang berlangsung pada hari Kamis, 10 September 2026, bertempat di Ruang Cakra PTUN Semarang, dipimpin secara langsung oleh Ketua PTUN Semarang, Bapak Joko Agus Sugianto, S.H.

Rapat ini dihadiri oleh para Hakim, Panitera, Sekretaris, Pejabat Struktural dan Fungsional, serta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan PTUN Semarang. Pelaksanaan rapat bulanan ini merupakan wujud komitmen instansi dalam menjaga kualitas pelayanan peradilan serta mengevaluasi hambatan maupun kendala yang dihadapi selama periode sebelumnya.

Agenda dan Fokus Pembahasan

Dalam arahannya, Bapak Joko Agus Sugianto, S.H. memaparkan sejumlah poin krusial yang menjadi fokus utama dalam peningkatan kinerja lembaga, di antaranya:

  • Evaluasi Penanganan Perkara: Memonitor ketepatan waktu penyelesaian perkara (minutasi) agar sesuai dengan asas peradilan yang sederhana, cepat, dan biaya ringan.
  • Kedisiplinan dan Profesionalisme: Menekankan pentingnya menjaga integritas moral, mematuhi kode etik profesi, serta meningkatkan disiplin kerja bagi seluruh aparatur peradilan.
  • Kualitas Pelayanan Publik Terpadu: Optimalisasi standar pelayanan prima kepada masyarakat pencari keadilan, khususnya dalam pemanfaatan fasilitas dan layanan berbasis elektronik (e-court).
  • Penyelesaian Tindak Lanjut Pengawasan: Memastikan seluruh rekomendasi dari Hakim Pengawas Bidang (Hawasbid) telah ditindaklanjuti dengan baik oleh masing-masing bagian.

Arahan Pimpinan: Menjaga Integritas dan Zona Integritas

Di sela-sela pemaparannya, Ketua PTUN Semarang menegaskan bahwa seluruh jajaran harus terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang transparan dan akuntabel. Penguatan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) harus senantiasa diimplementasikan secara nyata dalam keseharian tugas pelayanan publik.

“Rapat bulanan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan momentum penting bagi kita untuk berintrospeksi, menyamakan persepsi, dan terus meningkatkan kualitas pelayanan hukum yang berkeadilan bagi masyarakat,” tegas Bapak Joko Agus Sugianto, S.H. di hadapan seluruh peserta rapat.

Rapat yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana setiap bagian diberikan kesempatan untuk menyampaikan laporan capaian kerja sekaligus kendala teknis di lapangan guna segera dicarikan solusi bersama.

Dua Hakim PTUN Semarang Ikuti Ujian Panitera Pengganti TUN Mahkamah Agung RI Secara Daring

Dua Hakim PTUN Semarang Ikuti Ujian Panitera Pengganti TUN Mahkamah Agung RI Secara Daring

SEMARANG – Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang mengikuti Seleksi Ujian Panitera Pengganti Peradilan Tata Usaha Negara (TUN) Mahkamah Agung RI secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (10/9/2026). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Perpustakaan PTUN Semarang dengan menerapkan tata tertib ujian yang ketat.

Adapun Hakim PTUN Semarang yang mengikuti seleksi tersebut adalah Bapak Prasetyo Wibowo, S.H., M.H., dan Dr. Vinaricha Sucika Wibawa, S.H., M.H.

Pelaksanaan ujian berbasis teknologi ini merupakan bagian dari proses tahapan seleksi kompetensi dan integritas yang diselenggarakan oleh Mahkamah Agung RI guna menyaring calon Panitera Pengganti Peradilan TUN yang profesional, berkualitas, serta memiliki pemahaman hukum yang mendalam.

Selama pelaksanaan ujian daring, peserta mengikuti seluruh rangkaian tes dengan fokus dan lancar di bawah pengawasan langsung panitia pelaksana. Keikutsertaan para hakim ini mencerminkan komitmen PTUN Semarang dalam mendukung peningkatan kualitas SDM aparatur peradilan di lingkungan Mahkamah Agung RI.

Rapat Tim ZI

Rapat Tim ZI

Selasa, 8 September 2026 — Bertempat di Ruang Media Center, Wakil Ketua PTUN Semarang, Bapak Andri Swasono, S.H., M.Kn., memimpin jalannya rapat koordinasi Tim Zona Integritas (ZI) untuk Area 4, 5, dan 6.

Kegiatan ini berfokus pada evaluasi, penguatan, dan optimalisasi kinerja pada area perubahan terkait penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Melalui langkah konkret ini, PTUN Semarang terus berkomitmen untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani.

MoU PTUN Semarang dengan Fakultas Syariah UIN Saizu

MoU PTUN Semarang dengan Fakultas Syariah UIN Saizu

Memperkuat Sinergi Dunia Peradilan dan Akademik.

PTUN Semarang resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Fakultas Syariah UIN Profesor Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto pada hari Selasa, 8 September 2026, bertempat di Ruang Media Center.

Penandatanganan kerja sama ini bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan, mendukung pengembangan tri dharma perguruan tinggi, serta memberikan kesempatan luas bagi dunia akademik—khususnya mahasiswa—dalam memahami praktik peradilan tata usaha negara secara langsung.

Semoga kolaborasi ini membawa manfaat besar bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kemajuan dunia hukum di Indonesia.

Translate »
Skip to content